Selamat Datang

widgeo.net

Selasa, 16 Juli 2013

#KUISJULI CINTA Berkibarlah!

Rembulan adalah penerangan bagi mereka, jika mendung maka mereka
seperti pengembara di hutan, membawa obor untuk berjalan atau
menggunakan bara api di tungku hanya untuk sekedar penerangan makan di
waktu malam. Lampu-lampu di Pusat Kota Palu hanya bagaikan
bintang-bintang, bagi mereka yang hidup di daerah pegunungan  Dusun
Topesino, Desa Mantikole, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Sekarang pertengahan Bulan Juli, sebentar lagi adalah Bulan Agustus
dimana merupakan bulan kemerdekaan Bangsa Indonesia ini. Bagi orang di
Topesino, merdeka tidak dirasakan sebagaimana mestinya, mereka
berpendapat bahwa merdeka hanya peralihan kuasa pimpinan negara dari
penjajah ke tangan Pemerintah NKRI. Warga pegunungan Topesino, seperti
anak tiri. Listrik yang belum masuk, Infrastruktur belum memadai.
Sehingga belum merdeka secara lahir bathin.

Hari ini, anak SD Mantikole sudah masuk sekolah, Bendera Indonesia di
depan sekolah yang berkibar di tiang, terlihat tak berwarna merah
putih kembali. Warnanya yang pudar, tidak membuat pudar semangat Bu
Indrawati Guru di SD Topesino, guru yang tak pernah memakai sepatu hak
tinggi, bahkan sepatu yang digunakan bergerigi, seperti sepatu pemain
sepakbola. Karena kondisi letak sekolah di daerah pegunungan,
permukaan jalan tak rata. sehingga jalan pun sulit. Tapi semangatnya
untuk mengajar membuat murid-muridnya mempunyai semangat untuk
benar-benar merdeka, khususnya Bolang, Edu dan Kasih. 3 Sekawanan The
Dreamers. Berkeinginan kuat mengibarkan bendera yang benar-benar merah
dan putih, bukan warna  yang pudar seperti tidak memiliki identitas.
Supaya pemerintah tergugah, bahwa kami termasuk bangsa Indonesia yang
butuh kemerdekaan, listrik, penerangan. Bukan hanya cerita tentang
kemegahan di Kota Palu.

Jauhnya jarak ke Kota Palu tak menyurutkan niat Bolang, Edu dan Kasih
untuk ke kota. Mereka bekerja menjual kayu bakar, menabung dengan uang
saku mereka, mencari tumpangan ke para penjual sayur yang biasa jualan
di desa. dengan imbal balik mereka membantu menjualkan sayuran ke
warga. Hanya untuk bendera merah putih.

“Berkibarlah Sang saka merah putih, hormat gerak!” Ucap Bolang dan kawan-kawan.




Nama: Aditya Mahatva Yodha 
Alamat : DesaGedog Wetan RT.01/RW.03, Kecamatan Turen 
 twitter : @aditmahatva 
 telpon : 08560804XXXX

Klik tombol atau link dibawah untuk Mengetahui PENGUMUMAN ANDA

3 komentar:

  1. semangat dan cinta tulus anak negeri moga dapat meggugah para petinggi dan kita semua untuk dapat lebih mencintai negeri ini. berbagga hati berbangsa Indonesia


    :) semagat hati

    BalasHapus
  2. Terima kasih, ajakin teman2 vote juga yah! Tunjukkan kita cinta Negeri ini :)

    BalasHapus