Rembulan
adalah penerangan bagi mereka, jika mendung maka mereka
seperti pengembara di hutan,
membawa obor untuk berjalan atau
menggunakan bara api di tungku
hanya untuk sekedar penerangan makan di
waktu malam. Lampu-lampu di Pusat
Kota Palu hanya bagaikan
bintang-bintang, bagi mereka yang
hidup di daerah pegunungan Dusun
Topesino, Desa Mantikole,
Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Sekarang
pertengahan Bulan Juli, sebentar lagi adalah Bulan Agustus
dimana merupakan bulan
kemerdekaan Bangsa Indonesia ini. Bagi orang di
Topesino, merdeka tidak dirasakan
sebagaimana mestinya, mereka
berpendapat bahwa merdeka hanya
peralihan kuasa pimpinan negara dari
penjajah ke tangan Pemerintah
NKRI. Warga pegunungan Topesino, seperti
anak tiri. Listrik yang belum
masuk, Infrastruktur belum memadai.
Sehingga belum merdeka secara
lahir bathin.
Hari ini, anak
SD Mantikole sudah masuk sekolah, Bendera Indonesia di
depan sekolah yang berkibar di
tiang, terlihat tak berwarna merah
putih kembali. Warnanya yang
pudar, tidak membuat pudar semangat Bu
Indrawati Guru di SD Topesino,
guru yang tak pernah memakai sepatu hak
tinggi, bahkan sepatu yang
digunakan bergerigi, seperti sepatu pemain
sepakbola. Karena kondisi letak
sekolah di daerah pegunungan,
permukaan jalan tak rata.
sehingga jalan pun sulit. Tapi semangatnya
untuk mengajar membuat
murid-muridnya mempunyai semangat untuk
benar-benar merdeka, khususnya
Bolang, Edu dan Kasih. 3 Sekawanan The
Dreamers. Berkeinginan kuat mengibarkan
bendera yang benar-benar merah
dan putih, bukan warna yang pudar seperti tidak memiliki identitas.
Supaya pemerintah tergugah, bahwa
kami termasuk bangsa Indonesia yang
butuh kemerdekaan, listrik,
penerangan. Bukan hanya cerita tentang
kemegahan di Kota Palu.
Jauhnya jarak
ke Kota Palu tak menyurutkan niat Bolang, Edu dan Kasih
untuk ke kota. Mereka bekerja
menjual kayu bakar, menabung dengan uang
saku mereka, mencari tumpangan ke
para penjual sayur yang biasa jualan
di desa. dengan imbal balik
mereka membantu menjualkan sayuran ke
warga. Hanya untuk bendera merah
putih.
“Berkibarlah
Sang saka merah putih, hormat gerak!” Ucap Bolang dan kawan-kawan.
Nama: Aditya Mahatva Yodha
Alamat : DesaGedog Wetan RT.01/RW.03, Kecamatan Turen
twitter : @aditmahatva
telpon : 08560804XXXX
Klik tombol atau link dibawah untuk Mengetahui PENGUMUMAN ANDA

semangat dan cinta tulus anak negeri moga dapat meggugah para petinggi dan kita semua untuk dapat lebih mencintai negeri ini. berbagga hati berbangsa Indonesia
BalasHapus:) semagat hati
Terima kasih, ajakin teman2 vote juga yah! Tunjukkan kita cinta Negeri ini :)
BalasHapusMerdeka!
BalasHapus